Dosen AGH-Faperta-IPB : SOP budidaya tanaman obat sebagai tanaman potensial untuk kedaulatan dan hak kekayaan Indonesia
Dosen AGH-Faperta-IPB : SOP budidaya tanaman obat sebagai tanaman potensial untuk kedaulatan dan hak kekayaan Indonesia
Beberapa jenis tumbuhan potensial di daerah tropis yang ada di Indonesia adalah bambu, anggrek, serta yang terpenting adalah tanaman obat sebagai sumber bahan baku pengobatan. Tanaman obat sangat berperan dalam menyediakan bahan baku terstandar yang bermutu dan berkelanjutan. “SOP budidaya tanaman obat diperlukan untuk berbagai tanaman obat akibat kekhasan setiap jenis spesies tanaman obat. Sediaan bahan baku obat yang terstandar diperlukan akibat berbagai penyakit yang ditemukan misalnya penyakit-penyakit infeksius, non infeksius dan degeneratif yang ada pada saat ini, dan di masa mendatang,” terdapat beberapa kelemahan yang perlu untuk dibenahi oleh pemangku kebijakan dalam menjaga kekayaan hayati yang dimiliki Indonesia. Saat ini belum tersedia Standard Operating Procedure (SOP) budidaya, ketersediaan bahan tanaman yang terbatas, dan teknologi pengolahan yang umumnya masih tradisional dan tidak higienis, membuat banyak tanaman obat belum dibudidayakan. Hal tersebut disebabkan oleh masih kurangnya kesadaran dalam melakukan teknik budidaya maupun penanganan pasca panen yang terstandar sehingga tanaman obat lokal yang potensial tidak termanfaatkan dengan baik.
Search
Recent Posts
- One Nine Nine Agency Kunjungi Kebun Pendidikan dan Penelitian Kelapa Sawit IPB, Dalami Perkembangan Industri Sawit Berkelanjutan November 3, 2026
- Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Batch 3 Angkatan 2 Tahun 2026 November 2, 2026
- Kompetisi Inovasi Teknologi InSaintek 2026 November 2, 2026
- IJBNet dan STA Japan Kunjungi Kebun Pendidikan Kelapa Sawit IPB–Cargill di Jonggol October 22, 2026
- Pengamatan Greenhouse Gas (GHG) dalam Program PRIME-STeP 2026 di Banyuwangi October 20, 2026